90 Tahun Cahaya

Ufuk dalam kenangan menyinari setiap denyutan langkahku

Terpaan cahaya pagi mengajak pikiranku terbang melayang

Sejenak terlintas di benak kalbu akan keajaiban lampau 90 tahun yang lalu

Akar-akar kehidupan menguatkan tubuh bibit-bibit kampung damai

 

Ketika kuputar kehidupan

Tanah gersang tak bernyawa iman meluas

Badai kekejian menggebu tiada henti

Tak sadarkan diri bahwa Dia Yang Agung menyaksikan ulah tangan-tangan bedebah

 

Dahulu tempat ini adalah nggon yang amat kotor

Berpenghunikan manusia awam yang tak mengenal harga timpalan dosa

Hasrat tetua akan kedamaian angan abai belaka

Semua tenggelam dalam pedihnya tuna iman

 

Namun geretakan kaum Muslimin terus menentang

Lahirlah sosok Trimurti yang menjadikan nggon kotor menjadi

Gontor kampung yang damai

 

Pucuk-pucuk bangsa menyerang tanpa henti dengan kegigihan sumpahnya tuk jadikan kampung nan damai

 

Dalam hembusan nafasnya

Mengalir deras keringat perjuangan

Derai tetesan air mata membuih-buih tak henti dalam badai kekejian

Yang menusuk perih dalam tulang rusuknya

Kata yang terucap dari lisannya, BONDO BAHU PIKIR LEK ERLU SAK NYAWANE PISAN

 

Ratapan hati terluluh meski taruhan adalah nyawa

Mereka tak takut mati karena ribuan nyawa ada disini

Jika 1 mati maka 1000 yang akan hidup

Dengan menjadikan 1000 Gontor di penjuru dunia

 

Ya Allah…

Ketika Engkau telah membalikkan telapak tangan,

Semua makhluk-Mu tunduk dalam keajaiban

Untuknya jiwa yang suci

Batin yang kekal menjadi pelipur raganya

Kokoh dalam tasbihan kalbu

Tegak diatas naungan Ilahi

 

Jalan setapak baginya jagad raya

Menghidupkan bunga-bunga bangsa dengan siraman doa-doanya

 

Demi masa yang berlalu

Saksi bisu bendera Gontor berkibar di puncak

Ku menatap jasa-jasanya

Kupandang sebuah anyaman batu pasir yang kini menjadi tempat yang mulia

Dari sebuah nama yang singkat

Melahirkan mujahid-mujahid yang bernaungan Darussalam

 

Tak terasa 90 tahun menginjak usia

Umur yang tidakmuda ini

Masih menancapkan semangat muda berkarakter

Menjadi tujuan semua umat demi menciptakan para penghuni surga

Dan kini kau berjaya

Mewarnai dunia yang diiringi doa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s